Sebenarnya Mantan Tidak Harus Dilupakan, Ambillah Hikmah Dibalik Hubungan Bersamanya

0
449
Sulit untuk move on
(Via / hipwee)

Beritapetang.com ā€“ Sabtu (20/2/2016) Pasti banyak diantara kalian yang sedang berusaha melupakan mantan, bukan? Memang banyak orang yang bilang bahwa mantan itu bisa menganggu pikiran dan membuat stres serta sulit untuk menata masa depan. Sehingga, kita membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk menyendiri dan mencoba untuk bangkit. Oleh karena itu, banyak orang disekitar kita yang menyarankan kita untuk cepat bisa melupakannya dan bangkit untuk menata masa depan. Namun, apakah seorang mantan harus kita lupakan? Padahal sebenarnya ia telah mengajarkan kita sesuatu hal yang indah maupun pahit.

Seorang mantan adalah seseorang yang pernah hadir dalam hidup kita dan kita telah banyak berbagi segala hal bersama, meskipun akhirnya berpisah. Tentunya, dia dan kita pernah berbagi sesuatu hal yang sekarang hanya menjadi kenangan. Misalkan kita pernah, menangis, tertawa, jalan, bahkan menghadapi masalah bersama-sama. Susah dan senang kita lewati bersamanya, walaupun pada akhirnya kita harus berpisah atau putus. Namun, sebenarnya janganlah menganggap bahwa dulunya dia dan kita tidak pernah ada hubungan apa-apa. Kita harus ingat dulu kita pernah ada disampingnya sebagai orang yang spesial meskipun memang pernah disakiti.

Sementara, dia pernah mengajarkan kita tentang seperti apa indahnya jatuh cinta dan bagaimana rasanya dicintai dan mencintai. Mungkin, dulu kita pernah ada perasaan takut untuk jatuh cinta namun darinya kita tahu bagaimana rasanya jatuh cinta, dicintai dan mencintai. Selain rasa dicintai dan mencintai dari orang tua tapi kini kita tidak hanya mendapatkannya dari orang tua saja, namun dari dirinya juga. Meskipun, akhirnya hubungan kita harus berakhir tapi pengalaman mencintai dan dicintai tidak harus kita lupakan begitu saja.

Keinginan untuk cepat bisa melupakan
(Via / liputan6)

Walaupun, dia telah menyakiti kita tapi dia telah mengajarkan kita untuk bisa menata hubungan yang baru bisa lebih baik lagi dari hubungan bersamanya. Sebenarnya dibalik setiap kejadian mempunyai hikmah yang bisa kita ambil dan kita jadikan sebagai pengalaman agar ke depannya kita bisa memperbaikinya. Hal itu pun, bisa saja terjadi antara dia dan kita meski saat kata berpisah atau putus terucap keluar dari mulutnya, kita merasa begitu menyakitkan. Namun, dari berakhirnya suatu hubungan ini kita bisa jadi tahu kesalahan apa yang ada dihubungan kita. Apakah adanya perbedaan pendapat, atau hal lain sehingga nanti jika kita menata hubungan yang baru kita bisa mencoba untuk lebih bisa mencoba lebih baik lagi, sebab kita sudah memiliki pengalaman dihubungan yang sebelumnya bersama dia (mantan).



Sebenarnya kita tidak pernah melupakan seseorang sepenuhnya, karena semakin kita berusaha untuk melupakannya maka semakin sulit kita melupakannya. Banyak yang berkata bahwa kita harus cepat-cepat melupakan mantan atau mencari penganti mantan supaya kita bisa cepat melupakannya. Oleh sebab itu, kita berusaha sekeras mungkin untuk mencoba melupakan mantan dan segala cara telah dilakukan agar bisa melupakannya. Dari mengubur kenangan, seperti barang-barang yang diberikan, atau menghapus segala yang berhubungan dengan mantan, misalkan Facebook, Twitter dan lainnya. Tetapi, harus kita tahu bahwa kita tidak bisa secepat itu melupakan seseorang sepenuhnya, apalagi seseorang yang pernah memberikan kenangan indah dalam hidup kita. Karena, semakin kita berusaha untuk melupakannya maka semakin membuat kita mengingatnya kembali.

Kenangan yang masih teringat
(Via / psychoshare)

Mungkin memang benar jika berakhirnya hubungan akan menimbulkan rasa benci, tetapi janganlah menjadikan rasa benci sebagai alasan kita untuk bisa melupakannya yang pernah memberikan kita kebahagiaan. Sebenarnya wajar bila kita memiliki rasa benci ketika dia pergi meninggalkan kita begitu saja tanpa alasan yang pasti. Hal itu, membuat kita berfikir bahwa dia telah menghancurkan semua rencana indah yang kita telah rencanakan berdua. Sehingga, membuat kita menjadi dendam dan benci terhadapa mantan. Namun, daripada kita membencinya, ada baiknya kita memaafkannya dan membiarkannya pergi. Serta, ada baiknya kita lebih bisa menerima kenyataan dan mencoba mengambil hikmah dibalik apa yang terjadi untuk kita bisa jadikan pembelajaran atau pengalaman yang membuat kita ingin memperbaikinya nanti dihubungan kita yang baru. (Mil / berbagai sumber).