Mas Kusrin Perakit TV Yang Diundang Presiden Jokowi Datang Ke Istana Kepresidenan

0
535
Mas Kusrin Perakit Televisi
(Via / lampost.co)

Beritapetang.com – Muhammad Kusrin seorang perakit televisi yang diundang oleh Presiden Joko Widodo atau yang biasa di sapa dengan Presiden Jokowi untuk datang ke Istana Kepresidenan. Alasan Presiden Jokowi mengundang Mas Kusrin untuk menetapkan merek TV yang dirakitnya sendiri.

Muhammad Kusrin perakit televisi yang berasal dari Karanganyar, Jawa Tengah itu sempat pernah berurusan dengan polisi. Karena usahanya merakit TV tidak memiliki perizinan dan dianggap melanggar Undang-Undang yang berlaku.

Maxreen Merek TV Mas Kusrin
(Via / news.detik.com)

Setelah selesai bertemu dengan Presiden Jokowi, Mas Kusrin yang di dampingi oleh Menteri Perindustrian, Salih Husin mengungkapkan bahwa Mas Kusrin tidak menyangka bahwa dirinya akan di undang bertemu langsung dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan.

Salih Husin mengatakan bahwa pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Mas Kusrin, untuk memberikan dukungan kepada sang perakit televisi untuk bisa mengembangkan usaha kreatifnya itu. Tak hanya itu, ia pun meminta merek TV nya yaitu “Maxreen” dapat di tetapkan sebagai Brand dari hasil rakitannya itu.



“Bapak Presiden Jokowi mendukung usaha yang saya lakukan dan saya pun meminta merek atau produk televisi saya dapat di tetapkan. Serta, saya juga sudah mendapatkan izin dari SNI untuk usaha saya ini”. Kata Kusrin, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (25/01/2016).

Konsultasi Mas Kusrin ke Presiden Jokowi
(Via / news.liputan6.com)

Karena, selama ini Mas Kusrin hanya menjual televisi hasil rakitannya di Karanganyar saja. Namun, ia berharap rencana ke depannya ia dapat membuka cabang atau toko pemasaran untuk mengembangkan usahanya tersebut.

“Saya berharap, saya bisa membuka cabang atau toko pemasaran di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur dan Yogyakarta”. Ucapnya.

Selain itu, Mas Kusrin juga memiliki rencana untuk merakit televisi LED. Namun, sampai saat ini ia masih merakit televisi tabung, di karekan permintaan konsumen yang banyak yaitu memesan televisi tabung.

“Iya itu baru rencana saja, tapi sekarang saya masih fokus membuat televisi tabung dulu. Karena itu, permintaan terbanyak dari konsumen”. Ucapnya.

Juru bicara Presiden, Johan Budi SP mengatakan bahwa Presiden kagum atau terkejut dengan hasil rakitan dari Mas Kusrin ini.

“Mas Kusrin ini di lihat sudah cukup profesional dan memenuhi standar untuk di terbitkan. Serta, kardusnya pun sudah memiliki Brand”. Kata Johan.

Tidak hanya itu, Johan juga menjelaskan pertemuan antara Mas Kusrin dan Presiden Jokowi mengenai tahapan-tahapan untuk mendapatkan izin yang harus di penuhi.

“Iya, di pertemuan itu Mas Kusrin di berikan standar SNI, karena di anggap telah memenuhi syarat yang telah di tentukan”. Ucapnya.

Saleh Husin juga menjelaskan bahwa sudah menjadi tugas dari Kementerian industry untuk membina usaha yang legal, seperti yang di lakukan oleh Mas Kusrin ini. Usahanya pun, sudah layak  untuk dipasarkan.

“Usahanya ini sudah mendapatkan izin dari SNI dan produk yang dihasilkan sudah memenuhi syarat yang berlaku. Inilah keinginan yang ditunggu oleh Mas Kusrin”. Katanya Saleh.

Saleh juga mengatakan produk Mas Kusrin kreatif, karena dibuat menggunakan computer bekas yang didaur ulang. “Adanya keahlian dari beliau yang dapat menciptakan suatu produk yang bernilai lumayan tinggi”. Katanya. (Mil / berbagai sumber).

Komentar