Sedang Dicukur, Inilah Kesaksian Sandy Drummer ‘Pas Band’ Saat Terjadi Bom Sarinah

0
1189
Kesaksian Sandy Pas Band Tentang Insiden Bom Sarinah
panik, Sandy Pas Band lekas menyelamatkan diri (Liputan6.com)

Beritapetang.comBom Sarinah masih hangat sekali diperbincangkan meski bom yang terjadi di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat itu meledak pada hari Kamis (14/01/2016) lalu. Banyak orang yang masih haus akan kronologi bom bunuh diri itu bisa terjadi. Berikut kesaksian personil grub band ‘Pas Band’ yakni Sandy terkait bom Sarinah.

Seperti yang dikutip dari Dream.co.id, Sandy menceritakan awal mula dirinya bisa berada di tengah-tengah riuhnya bom Sarinah yang meledak sebanyak 7 kali tersebut. Drummer grup ‘Pas Band’ itu mengatakan jika pada saat bom itu terjadi, dirinya baru saja keluar siaran sekitar pukul 10.00 WIB pagi. Kemudian, dirinya lekas pergi untuk mencukur rambut.

“Saya dengar suara kencang seperti gondola jatuh. Saya pikir memang itu, biarinlah. Kebetulan belum selesai cukur,” tutur Sandy.

Bom Sarinah Di Kawasan Thamrin
Bom Sarinah (kapanlagi.com)

Sandy berujar jika ledakan pertama terjadi pada pukul 10.40 WIB. Tak sampai disitu, suara ledakan yang kedua pun tak kalah keras dan hebat dari yang pertama. Saat itu, kepanikan mulai Sandy rasakan lantaran banyak orang-orang yang berlarian keluar gedung bahkan ada pula yang menangis. Menurut saksi di sekitar lokasi kejadian, ledakan yang ia dengar adalah bom bunuh diri yang seketika menelan tiga korban jiwa. Tak hanya itu, baku tembak pun terjadi antara pelaku dengan polisi.



“Ini gawat banget, ada orang dari Starbucks keluar karena kacanya pada pecah. Orang itu nggak sadar kalau tangannya sobek. Saya tidak berani melihat karena sudah serius banget,” tambahnya.

Setelah itu, Sandy memutuskan untuk pulang ke rumah dan menyelamatkan diri. Sandy pun berkata agar terus berhati-hati meski insiden bom Sarinah sudah kembali tenang dan aman. (Oky/ berbagai sumber)