Gerakan GAFATAR Diburu Pemerintah Lantaran Menyesatkan Umat Muslim

0
565
Gafatar
Waspadai aliran sesat islam terbaru.

Gerakan Fajar Nusantara ( Gafatar ) berlambang 12 sinar saat ini mencuat setelah terkuak hilangnya Dr.Ricca bersama anaknya pada tanggal 30 Desember 2015 dan ditemukan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat Senin .

Dr.Ricca diduga pernah mengikuti gerakan Gafatar sebelumnya dijemput oleh Kepolisian Jogjakarta di bandara Iskandar Pangkalan Bun Kalimantan, dan ketika ditanya Dr.Ricca masih syok belum bisa memberikan keterangan apapun,” kata Kapolda DIY Brigadir Jenderal Erwin Triwanto dilansir.

Tidak lama berselang itu Dr Ricca menghilang dan hanya meninggalkan surat untuk suaminya yang bertuliskan “ Berjuang Dijalan Allah “.

Kabar menghilangnya Rica muncul berbagai spekulasi yang mengatakan bahwa dokter Dr.Ricca telah berkelompok dengan radikal ISIS dan Wacana ISIS buyar setelah Rica ditemukan di Kalimantan. Ternyata Gerakan Gafatar ini masih beroperasi Padahal Ormas Gafatar sudah dibubarkan sejak Agustus 2015.



Gerakan Ormas ini dinyatakan sangatlah berbahaya dan menyesatkan masyarakat, karena gerakan ini adalah gerakan yang menentang keagamaan dan sudah banyak membuat orang hilang.

Gafatar ini berpegang ke pada semua kitab suci yang ada diduniai, sehingga mereka berpegang dan memeluk kepada semua kitab suci seperti Injil, Taurat, Zabur dan Alquran.

Gerakan Ormas Gafatar sendiri sebelumnya bernama Asiadah al islamiah dan awal berdirinya gerakan Gafatar ini bertujuan untuk memberantas gerakan korupsi dan melakukan kegiatan social, kerja Bakti, dan memperingati hari Nasional.

Pada saat itu pendiri dan pimpinan dari Ormas Gafatar adalah Ahmad Mosasih yang dipenjara pada tahun 2009 .

Sudah banyak orang terkecoh dengan maksud dan tujuan gerakan Gafatar dan salah satunya adalah Bibit Samad Rianto yang tertarik untuk ikut dan masuk kedalamnya , namun setelah berada didalamnya Bibit Samad Rianto tidak menemukan semua itu dan akhirnya keluar dari Ormas Gafatar.

Ajaran Gafatar yang menyesatkan antara lain :

  1. Tidak mengakui kelahiran nabi Muhamad sebagai Nabi terakhir.
  2. Tidak mewajibkan sholat jumat
  3. Tidak mewajibkan haji.
  4. Tidak mewajibkan sholat wajib.
  5. Setiap tahun itu ada kelahiran nabi.

Dengan adanya ajaran tersebut membuat Majelis Ulama Indonesia ( MOI ) menyatakan gerakan Ormas Gafatar adalah ajaran sesat.

Dengan adanya expose dan berita berita pengusutan gerakan Gafatar ,Kantor Ormas Gafatar di Semarang terlihat sepi sehingga semua aktifitas sejak 2 minggu terakhir ini menghilang .

Gerakan Ormas Gafatar ini juga dihubungkan dengan menghilangkan beberapa orang dari rumahnya dan kemungkinan dibawa bergabung kedalam gerakan ini.

Menurut MUI Gerakan Gafatar harus dihentikan karena melanggar aturan Agama dan menyesatkan. Lukman Hakim Saifuddin selaku menteri agama : menyatakan bahwa gerakan gerakan yang menyesatkan.

Menurut Paromono Anung selaku Secretariat cabinet, mengatakan bahwa gerakan Gafatar adalah jelas gerakan yang ajarannya menyesatkan masyarakat dan membahayakan penganut Agama di Indonesia.

Dengan adanya berita dan pengusutan atas gerakan ini maka MUI menghimbau agar Masyarakat tidak terprovokator dengan adanya gerakan Gafatar yang menyesatkan dan dihimbau untuk tidak mengikuti ajarannya.

Tertangkapnya Eko dan Fenni yang tergabung dalam gerakan Gafatar yang dipastikan merekalah yang telah menjemput Dr. Rica yang kemudian tidak kembali lagi dan dinyatakan hilang , diharapkan Eko dan Fenni dapat membongkar gerakan tersebut.

Saat ini Eko dan Fenni di tahan oleh Kepolisian Jogjakarta untuk terus dimintai keterangan. Untuk itu gerakan Gafatar terus diselidiki dan dikejar oleh Pemerintah karena dianggap menyesatkan masyarakat. ( Bob / berbagai sumber )

 

Komentar