Buruh Jawa Timur Portes UMK Jatim 2016, Gubernur Soekarwo Angkat Bicara

0
283
Gubernur Soekarwo
Buruh minta UMK Jatim dinaikkan ke angka yang ideal.

UMK Jatim 2016 dinilai tak layak oleh para buruh. Mereka menilai dengan gaji sesuai UMK pada tahun 2016 lalu, buruh akan mengalami kesulitan untuk hidup. Menanggapi hal ini, Gubernur Soekarwo angkat bicara untuk memberikan konfirmasinya.

Peraturan penetapan gaji buruh yang berlaku di Jatim sebetulnya sudah sesuai ketentuan PP No 78 tahun 2015, menurut pria yang kerap disapa Pakde Karwo, tak ada kesalahan dalam penetapan UMK. Sebab hal ini sudah berjalan sesuai prosedur.

“Sesuai prinsip PP 78, pemerintah harus tunduk terhadap PP 78,” tuturnya di Alun-alun Kota Mojokerto, Sabtu (21/11/2015).

Apa yang dilakukan pemerintah dalam menaikan UMK Jatim 2016 sebetulnya sudah mempertimbangkan segala aspek. Terkadang buruh memang tak pernah merasa puas dengan apa yang mereka dapat.



Seperti apa yang dilontarkan oleh Apindo Jatim, menganggap kenaikan upah tidaklah layak. Khususnya untuk daerah-daerah yang padat Industri, seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan dan Kab. Mojokerto.

Dari data yang didapat, kenaikan upah buruh pada tahun 2016 ini akan mencapai Rp 3.045.000 untuk daerah Surabaya, ini memang menjadi salah satu yang tertinggi di UMK Jatim. Namun, ada juga beberapa daerah yang terbilang cukup rendah. Yakni Pacita, Trenggalek, Ponorogo dan Magetan yang mengalami kenaikan sebesar Rp 1.283.000.

Pemerintah Jawa Timur sangat berharap dengan adanya kenaikan UMK ini, buruh dapat menerima dan tidak merasa selalu kurang. Hal ini juga sudah dipertimbangkan dengan inflasi nasional sebesar 6,83 % ditambah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,67 %. ( Bob / berbagai sumber )

Komentar