Jokowi Menghormati Keputusan MKD Dalam Kasus Pencatutan Namanya

0
205
Jokowi Korupsi?
Nama Jokowi terkait kasus pencatutan PT.Freeport. (via kompas.com)

Apapun keputusan yang diambil oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dalam kasus perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia yang membawa nama Jokowi dan Jk sangat di hargai oleh Presiden Indonesia Jokowi. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR pun melakukan proses laporan Menteri ESDM Sudirman Said. Kasus ini mendapat perhatian dari Jokowi.

Integritas MKD DPR sudah mendapatkan kepercayaan dari bapak Jokowi untuk mengambil keputusan terbaik soal pelaporan politikus yang berinisial SN selaku Ketua DPR, pada Senin 16 November 2015.

“Biarkan MKD bekerja, saya menghormati apa pun keputusan mereka,” ungkap Jokowi sesudah meresmikan sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (19/11/2015).

Jokowi memberikan pernyataan ulang kembali mengenai keterangan yang disampaikan kemarin di Istana Negara, Jakarta. Dalam waktu dekat ini Jokowi mengakui kalau dirinya belum bisa memberikan keputusan apapun, dikarenakan bertujuan untuk menghormati MKD yang baru menerima laporan dari Menteri ESDM.



“Kan sudah saya sampaikan, kita harus menghormati proses di MKD. Harus menghormati. Sekali lagi, saya menghormati MKD,” pungkas Jokowi di Istana Negara, Jakarta pada Rabu 18 November 2015.‎

Senin 16 November 2015 Menteri ESDM Sudirman Said memberikan laporan mengenai anggota DPR ke MKD DPR karena terkait dengan dugaan pencatutan yang membawa nama Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla atau JK, yang dicurigai memperpanjang kontrak perusahaan tambang raksasa PT Freeport Indonesia.

Di lain pihak menurut politikus Partai Golkar, Novyanto pun tidak pernah bertemu dengan pejabat Freeport, Akan tetapi pengakuan darinya kalau dia pernah bertemu dengan pejabat Freeport itu. Tudingan ini pun ditepis oleh Ketua DPR Setya Novanto yang dihubungkan dengan inisial SN.

“Yang pertama tentu saya melihat di media bahwa saya (dikatakan) membawa atau mencatut nama Presiden. Tapi yang jelas bahwa Presiden, Wapres adalah simbol negara yang harus kita hormati dan juga harus kita lindungi,” tuturnya saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. ( Eky / berbagai sumber )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here