Aksi Terorisme di Paris, Jokowi Angkat Bicara

0
233
Jokowi Bakal Perangi Teroris

Baru-baru ini terjadi aksi terorisme yang terjadi di pusat kota Paris, Perancis. Dalam aksi tersebut, sebanyak 158 orang tewas menjadi korban. Kejadian ini terjadi pada 13 November 2015 pada saat malam hari. Jokowi yang mengetahui hal ini langsung angkat bicara terhadap tanggapan aksi terorisme yang kian meningkat setiap harinya. Ia menyatakan kalau pemerintah serta bangsa Indonesia sangat mengutuk keras terhadap aksi mereka.

“Pemerintah dan bangsa Indonesia mengutuk keras serangan teror di Paris,” tutur Jokowi di Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum bertolak ke Turki, Sabtu (14/11/2015).

Apa yang telah dilakukan oleh para teroris tersebut tidak dapat ditolerir lagi. Pasalnya, bila dibiarkan terlalu lama, maka akan semakin banyak aksi-aksi seperti itu.

“Indonesia mengajak dunia internasional memerangi terorisme,” tegas Jokowi.



Jokowi pribadi sangat menolak terhadap aksi terorisme, ia mengajak dunia untuk memerangi para teroris. Selain itu, orang nomor satu di Indonesia ini juga menyelipkan sedikit duka cita kepada pemerintah Perancis atas musibah yang menimpanya.

“Kita menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa di Prancis,” pungkas Jokowi.

Aksi Terorisme di Paris
Salah satu korban karena kejahatan teroris. ( via washingtonpost.com ).

Dari jumlah 158 orang yang meninggal, ada kemungkinan akan terus bertambah. Sebab, beberapa orang ada yang terluka parah dan masih dalam kondisi kritis. Korban yang paling banyak tewas yakni saat kejadian penembakan di gedung konser Bataclan. Kala itu, band Amerika Serikat bernama ‘Eagles of Death Metal’ sedang perform disana. Ini memang bukan satu-satunya aksi terorisme, sebelumnya hal serupa juga terjadi di Bangkok yakni Kuil Erawan dibom. ( Bob/berbagai sumber )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here