Rokok Elektrik Dilarang Beredar Oleh Menteri Perdagangan

0
334

Rachmat Gobel yang menjadi Menteri Perdagangan melarang akan peredaran rokok elektrik yang membahayakan untuk kesehatan. Alasan utama sebenarnya karena rokok ini adalah rokok import dan hanya merugikan negara, karena dapat melemahkan nilai tukar rupiah.

“Saya kira sudah mulai untuk tidak diizinkan. Setahu saya kita memang tidak izinkan. Karena permintaan dari Kemenkes begitu,” ujarnya di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (12/6/2015).

Ia juga melarang peredaran rokok elektrik tersebut masuk ke Indonesia, rokok elektrik ini tidak memberikan keuntungan sama sekali untuk negara. Baik secara ekonomi ataupun kesehatan untuk masyarakatnya. Meski rokok elektrik ini belum terlalu populer dikalangan masyarakat Indonesia. Namun, dapat menjadi pemicu melemahnya mata uang rupiah biar dibiarkan berkelanjutan.

“Jika dibiarkan impor rokok elektrik akan semakin memperburuk neraca pembayaran kita dan akhirnya berdampak buruk pada nilai tukar rupiah,” ujarnya.



Indonesia memang negara yang sangat menggiurkan pangsa pasarnya, oleh karena itu banyak negara – negara seberang yang memanfaatkan keuntungan ini dengan mengekspor produk mereka ke negara Indonesia. Meskipun rokok elektrik memang menjadi rokok masa depan nantinya, namun tetap saja hal ini dapat merugikan petani – petani tembakau Indonesia.

Komentar