Ibu Kandung Angeline Menjalani Tes DNA

0
375

Hamidah yang meminta agar jasad Angeline dikirimkan ke rumahnya, untuk dikuburkan di kampung halamannya. Kini sedang menjalani tes DNA dari pihak kepolisian untuk memastikan bahwa Hamidah memang benar ibu kandung dari bocah berusia 8 tahun ini.

“Hari ini, ibu kandung korban sudah datang ke IKJ (Instalasi Kamar Jenazah) Sanglah untuk diambil sampel darahnya,” ujar Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, IB Putu Alit di Denpasar, Bali, Jumat (12/6/2015).

Ibu kandung Angeline ini memang sangat kaget ketika mengetahui bahwa anaknya meninggal dalam kondisi yang tidak wajar. Bocah tidak berdosa ini meninggal dengan banyak lebam pada bagian tubuhnya dan juga dikuburkan secara tidak layak di halaman belakang rumah orang tua angkatnya.

Dalam proses test DNA ini, pihak kepolisian ingin mengindentifikasikan ikatan biologis antara korban dengan orang tua kandungnya. Pemeriksaan DNA ini juga menjadi syarat agar Angeline dapat dibawa pulang oleh ibu kandungnya dan dikuburkan di kampung halamannya Banyuwangi. Nantinya, akan butuh waktu 2 minggu untuk mengetahui hasil pemeriksaan DNA tersebut.



Hamidah yang datang ke Sanglah untuk menemui jajaran Kementrian Sosial, Wakil Gubernur Bali, Penyidik Kepolisian dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI ) ingin mengetahui kabar selanjutnya terkait kematian anak keduanya ini.

Pada saat ini, baru Agus lah yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Angeline. Nasib tragis yang menimpah gadis berusia 8 tahun ini memang sangat malang. 3 Hari sebelum ulang tahunnya, gadis ini menghilang dan sebulan kemudian ditemukan sudah tidak bernyawa lagi dengan memeluk boneka kesayangannya, kain kemben merah motif bunga dan seutas tali.

Komentar