Ahok Minta GrabTaxi Lamborghini Bayar Pajak

0
308
Ahok

Kemunculan GrabTaxi Lamborghini memang sempat menghebohkan masyarakat. Bila umumnya kendaraan taksi adalah kendaraan-kendaraan ekonomis. Kali ini, kendaraan mewah dapat menjadi sebuah taksi. Sayangnya Ahok langsung menodong pajak kepada pihak GrabTaxi, menurutnya tidak masalah apapun mobilnya tetapi tetap harus bayar pajak.

“Sebetulnya kamu mau bikin GrabTaxi juga enggak masalah, mau Lamborghini juga enggak masalah. Tapi si Lamborghini-nya bayar pajaknya pajak taksi bukan? Yang punya Lamborghini siapa? Kalau Lamborghini punyanya GrabTaxi, berarti harus masuk perhitungan aset GrabTaxi, berarti ada pajak penghasilannya,” tutur Ahok di Balaikota, Jakarta, Senin (26/10/2016).

Bila memang mobil ini bukan milik GrabTaxi melainkan milik personal yang disewa oleh GrabTaxi maka harus ada kejelasan dulu. Sehingga tidak dihitung sebagai asset dari GrabTaxi, karena tidak jelas maka sulit untuk perhitungan pajaknya. Terlebih penumpang juga harus diberikan asuransi yang jelas oleh pihak GrabTaxi sebagaimana sudah diatur dalam perundang-undangan di Indonesia.

Grabtaxi Lamborghini
Ahok komplin masalah pajak Grabtaxi Lamborghini.

“Makanya kalau dia itu bilang sewa dari orang yang punya, bukan milik GrabTaxi, ikutan, berarti GrabTaxi itu harus apa? Harus bayar asuransi buat penumpang. Kan di Indonesia undang-undang juga penumpang musti bayar asuransi,” pungkas Ahok.



Sebagian masyarakat memang senang dengan kehadiran mobil mewah sebagai taksi. Jadi, mereka dapat mencoba bagaimana suasana menumpangi mobil mewah yang harganya mencapai miliaran ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here