Inilah Kisah Adopsi Bayi Angeline

0
677

Bayi Angeline yang kini sudah meninggalkan dunia ini mempunyai kisah yang cukup miris. Amidah merupakan ibu Angeline yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur dan Angeline adalah anak kedua dari 3 bersaudara. Pengadopsian bayi Angeline berawal dari pertemuan Amidah dan Margariet Magawe yang saat itu Amidah sedang menjalani proses persalinan dan mengalami kesulitan dalam membayar di klinik daerah Canggu, Denpasar.

Margariet Magawe pun menawarkan diri untuk membayar biaya persalinan dan namun dengan kesepakatan bayi Angeline akan menjadi miliknya, karena Amidah tidak dapat membayar biaya persalinan. Ia pun menerima kesepakatan itu. Ia terakhir melihat Angeline saat masih berumur 3 hari, setelah itu ia dilarang untuk bertemu Angeline.

Sudah 8 tahun ia tidak bertemu Angeline dan saat bertemu dengannya, ia pun menangis histeris ketika melihat jenazah Angeline ada di instalasi kamar jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar.

Hasil otopsi terhadap jenazah Angeline pun mengatakan bahwa bocah berumur 8 tahun ini memiliki banyak sekali luka lebam yang ada pada  daerah pinggang ke bawah. Ada juga luka lebam di dada samping kanan, leher samping kanan, dahi samping kanan, pelipis kanan, dahi samping kiri, batang hidung, pipi kiri atas, pipi kiri bawah telinga, leher samping kanan dan leher kanan atas bahu.



“Khusus pada lehernya ada bekas jeratan tali. Selain luka-luka tersebut ada luka bekas sundutan rokok,” kata Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah Denpasar, dr Dudut Rustyadi Sp.F.

Agus mantan satpam di rumah Angeline dulu mengatakan bahwa ia juga melakukan pemerkosaan terhadap Angeline, karena takut terketahui, ia pun membunuh bocah berumur 8 tahun ini. Saat ini Agus pun sudah ditetapkan sebagai tersangka yang akan dijerat UU Perlindungan Anak Pasal 80 ayat 3 dengan ancaman 16 tahun penjara.

Komentar