Sekjen Jakmania Ditangkap Polisi, Ia Meminta Maaf

0
557
Jakmania tolak Persib main di Jakarta

Kasus penyerangan Jakmania terhadap Bobotoh Persib memang berlangsung cukup mengerikan, banyak yang menjadi korban dalam penyerbuan ini. Setelah melakukan berbagai pemeriksaan, akhirnya polisi mendapati kalau Sekjen Jakmania lah yang menjadi kompor dalam rusuhnya Jakmania terhadap Bobotoh.

Ditangkap oleh polisi, pemilik nama Febriyanto ( 37 ) ini meminta maaf kepada publik terhadap aksi yang dilakukannya, ia mengungkapkan kalau hal tersebut hanyalah emosi sesaat. Namun, aksi yang dilakukannya sangatlah fatal hingga menyebabkan kerusuhan antar kelompok.

Febri menyampaikan permintaan maafnya melalui sebuah surat yang ditujukan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, Gubernur DKI Jakarta Ahok, masyarakat dan juga keluarga.

“Surat ini Febri atas nama pribadi dan juga Sekjen meminta maaf ke publik, keluarga, Pak Kapolda, Gubernur atas ketidaknyamanan akibat tweet Febri. Kejadian yang tidak diharapkan dan sebenarnya tidak ada hubungan dengan Febri,” ujar pengacara Febri, Muhammad Halim di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/10/2015).



Semua hanyalah berawal dari cuitan-cuitan kecil, karena terlalu serius menanggapinya, dibuatlah #tolakpersibmaindijakarta. Para Jak Mania pun mengikuti aksi tersebut dan disinilah terjadi provokasi kerusuhan Jakmania terhadap para bobotoh yang akan menonton tim idolanya bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno ( SUGBK ).

The Jak Rusuh
Akibat aksi provokasi Sekjen Jakmania, terjadi kerusuhan saat Final Piala PResiden.

Akibat aksi yang dilakukan Sekjen Jakmania ini, ia dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 160 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Hal ini dapat menjadi pelajaran dimasa mendatang, agar tidak menjadi provokator yang dapat merugikan banyak pihak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here