Akibat Kabut Asap Kian Melanda, Warga Jambi pun Menderita

0
433
Sejumlah Warga Jambi Menderita

Kabut asap yang sedang melanda di sejumlah daerah Sumatera memang membuat warga menjadi resah. Salah satunya pada daerah Jambi, yang mana sudah beberapa pekan lalu dilanda oleh kabut asap pekat, sejumlah warga pun mengaku menderita karena kesulitan untuk menjalani aktifitasnya sehari-hari.

Tak hanya menderita karena sulitnya mendapakan udara yang segar saja. Tetapi PDAM dan Listrik pun kerap kali terjadi pemadaman. Oleh karena itu, mereka yang tinggal di Jambi merasa menderita sekali dengan kondisi seperti ini.

“Semenjak kabut asap ada, lengkap sudah kesulitan kami di Jambi. Dari pekatnya asap, listrik sering padam, air PDAM juga kering, ini jelas sangat mengganggu aktivitas kami sehari-hari,” tutur Ajeng (30) salah seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (21/10/2015).

Kabut Asap di Jambi
Tak hanya di Jambi saja, di Riau pun terkena dampak kabut asap yang pekat.

Kondisi yang dirasakan oleh warga Jambi bisa terbilang tidak jelas, pemadaman listrik yang tak menentu disusul air PDAM yang kering menjadi salah satu masalah terbesar warga setempat. Harapan Ajeng dan warga setempat hanya keluar dari penderitaan tersebut, minimal listrik yang tidak padam terlalu lama dan air yang cukup dari PDAM.



Tanggapan General Manajer PT PLN Wilayah S2JB, Budi Pangestu menyampaikan kalau pemadaman listrik dilakukan karena tidak adanya air. Tanpa air maka pembangkit listrik tenaga air ( PLTA ) tidak dapat berjalan. Untuk itu, PLN terpaksa melakukan pemadaman listrik secara bergilir.

“Maka dari itu, kita tidak bisa berbuat banyak, kita berdoa agar turun hujan,” pungkas Budi di Jambi, Selasa 20 Oktober 2015.

Tidak hanya daerah Jambi saja yang mengalami pemadaman listrik secara berkala, bahkan se-Sumatera sekalipun, karena terbatasnya volume air untuk menggerakkan PLTA.

Komentar