Asap Pekat di Wilayah Riau sudah dalam Tingkat Berbahaya

0
271
Kabut Asap di Jambi
Tak hanya di Jambi saja, di Riau pun terkena dampak kabut asap yang pekat.

Riau kini sedang dikepung oleh asap yang pekat. Asap ini berasal dari kebakaran hutan yang terjadi di Riau, hal ini memang sangat dalam tingkat berbahaya. Sebab, udara disana sudah terpolusi oleh asap. Tak hanya tingkat polusi saja, jarak pandang pun sangat terbatas sehingga menyulitkan masyarakat disana untuk beraktifitas seperti biasanya.

“Jarak pandang di Riau kembali memburuk akibat kabut asap. Terparah terjadi di Pelalawan, yaitu hanya 400 meter, kemudian Kota Dumai 500 meter, Rengat (Indragiri Hulu) 600 meter dan Kota Pekanbaru 800 meter,” tutur Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin, Minggu (18/10/2015).

Sugarin menyebutkan kalau hampir seluruh provinsi Riau memang sedang diselimuti oleh asap kebakaran hutan, oleh karena itu masyarakat dihimbau agar tidak terlalu banyak beraktifitas diluar rumah dan menggunakan masker saat akan keluar, karena asap memang sedang dalam tingkat berbahaya.

Kabut Asap di jalanan
Jarak pandang di jalanan pun menjadi sangat terbatas akibat kabut asap yang pekat ini.

Namun, dibalik semua ini, asap dapat memicu terjadinya hujan. Oleh karena itu, datangnya hujan memang sangat ditunggu oleh masyarakat agar titik kebakaran dihutan dapat berkurang. Karena titik panas yang berada di Sumatera sudah dalam jumlah yang banyak.



“Hari ini terpantau 813 titik panas yang menyebar di Sumatera. Paling banyak terdapat di Sumatera Selatan 645 titik, Bengkulu 5 titik, Jambi 70, Lampung 27, Kepulauan Riau 6 dan Bangka Belitung 11 titik panas,” tutur Sugarin.

Kebakaran yang terjadi di Riau ini memang sangat diharapkan agar segera terhenti, meskipun kebakaran hutan sudah menjadi hal yang lumrah setiap tahunnya, tapi tahun ini memang yang paling terparah.

Komentar