Sawah Seluas 2000 Hektare di Pekanbaru Mengering Akibat Kemarau Panjang

0
588
Sawah Kering

Kemarau panjang memang membuat sebagian masyarakat Indonesia mengalami kesulitan, salah satunya di Pekanbaru, dimana sawah seluas 2000 hektare mengering dan membuat warga resah. Akibat keringnya sawah mereka, terpaksa beberapa orang yang berprofesi sebagai petani harus vakum dahulu.

“Kemarau panjang membuat lahan persawahan kekeringan dengan kondisi tanah retak dan merengkah,” tutur Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Maisir, Pekanbaru, Selasa 13 Oktober 2015.

Menurut Maisir, seharusnya bulan Juli kemarin sudah menjadi musim tanam bagi para petani. Sayangnya, kekeringan pada sawah ini membuat rencana mereka gagal. Karena kondisi tanah retak dan sulit untuk ditanami padi.

Sawah Mengering di Pekanbaru
Akibat musim kemarau, sawah seluas 2000 Ha di Pekanbaru mengering.

“Petani tidak bisa memaksakan memulai musim tanam. Tanah yang retak dan merengkah tidak memungkinkan untuk ditanami padi. Kalau pun itu dipaksakan tanaman padi dipastikan akan mengalami gagal panen,” tuturnya.



Harapan petani hanya menunggu musim hujan tiba agar aktifitas mereka dapat berjalan kembali dengan normal, beberapa petani mengaku mengalami kesulitan dalam kondisi ini. Sebab, mereka harus kehilangan pekerjaan mereka untuk sementara waktu di musim kemarau ini. Semoga musim hujan cepat datang dan para petani dapat kembali bercocok tanam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here