Long Hwa Pemilik Perusahaan Pembuat Sandal Berlafadz Allah Meminta Maaf

0
498
Sandal Berlafadz Allah

Sandal berlafadz Allah memang mengejutkan umat muslim tanah air dan menjadi kontroversial, beberapa dari mereka mengklaim bahwa ini telah melanggar norma-norma yang ada. Akibat adanya sandal berlafadz Allah ini, masyarakat menuding perusahaan yang bertanggung jawab dalam pembuatan sandal ini.

Long Hwa selaku pemilik PT Pradipta Perasa Makmur, perusahaan yang membuat sandal berlafadz Allah, meminta maaf atas apa yang ia perbuat. Sejujurnya ini merupakan ketidak sengajaan. Guna membuat masyarakat bahwa dirinya benar-benar tulus meminta maaf, ia pun melakukan mediasi dengan Pengurus Wilayah Nahidatul Ulama ( PNWU ) Jawa Timur.

Tak hanya meminta maaf secara lisan saja, pemilik perusahaan yang juga bertanggung jawab atas kasus ini telah menarik peredaran sandalnya dan memusnahkannya, kurang lebih 10 ribu sandal telah ia musnahkan dalam tahap awal, yang nantinya akan terus berlanjut. Ia mengaku tak ingin meresahkan masyarakat muslim di Indonesia. Hwa mengaku cinta damai dan menjunjung tinggi nilai agama. Hal ini terjadi hanya karena ketidaktahuan Hwa saja.

Sandal Lafadz Allah
Sandal ini sudah ditarik dari peredaran dan dimusnahkan.

Menunjukan keseriusan permintaan maafnya, ia pun meminta maaf dihadapan warga, polisi dan pengurus PNWU Jawa Timur, yang mewakili umat Islam.



Ketua PNWU Jawa Timur, KH Mutawakil Alallah menerima itikat baik Hwa untuk meminta maaf, ia pun berharap agar masyarakat muslim se-Indonesia dapat memaafkan pemilik perusahaan sandal berlafadz Allah ini. Sebab, hal ini terjadi atas ketidaktahuan saja.

“Sebagai umat muslim yang baik dan taat pada ajaran Islam, serta menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan, kita wajib menerima ketulusan permintaan maaf yang bersangkutan,” kata dia.

Semoga kedepannya tidak akan bermunculan produk-produk seperti ini lagi, karena hal seperti ini dapat memicu keributan antar pemeluk agama di tanah air.

Komentar