BNN Menetapkan Kalau I-Doser dan yang Lainnya Bukanlah Narkoba

0
903
I-Doser Bukan Narkoba

Demam Aplikasi yang dibilang sebagai narkoba digital memang kerap terjadi. Sebagian orang merasa bahwa aplikasi tersebut tidak layak diedarkan di kalangan masyarakat, namun ada juga orang yang setuju terhadap keberadaan aplikasi tersebut, yang mana berfungsi untuk menenangkan perasaan mereka.

Lantas bagaimana pendapat BNN terhadap I-Doser dan yang lainnya?. Benarkah BNN menganggap kalau aplikasi semacam ini berbahaya?. Setelah melakukan pemeriksaan dan berbagai eksperimen, pihak BNN menyatakan kalau I-Doser dan yang lainnya bukanlah sejenis narkoba.

Pendapat BNN Tentang I-Doser
BNN menyatakan I-Doser bukanlah sejenis narkoba.

“I-Doser dan aplikasi sejenisnya bukanlah narkoba dan itu tidak berbahaya,” kata Kepala Bagian Humas BNN, Kombes Pol Slamet Pribadi, Selasa (13/10/2015).

Berbagai pemeriksaan sudah dilakukan secara mendalam, namun hasilnya tidak ada yang berbahaya dengan aplikasi-aplikasi tersebut. Prinsip kerja ini sebenarnya hanya menghantarkan suara binaural, mulai dari dosis ganja, N,N-Dimethyltryptamine (DMT), Lysergic acid diethylamide (LSD), dan beberapa obat-obatan terlarang lainnya.



Meskipun pihak BNN sudah menetapkan kalau aplikasi ini bukanlah semacam Narkoba, tetap saja para pengguna dihimbau untuk tidak salah menggunakan aplikasi ini, gunakanlah dalam maksud menenangkan pikiran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here