I-Doser Narkoba Jenis Baru, Berhati-hatilah Ketika Memasang Aplikasi Ini

0
5086
I-Doser Tergolong Narkoba

Perkembangan yang semakin maju dari waktu ke waktu ternyata membuat hal yang tak mungkin bisa menjadi kenyataan, salah satunya adalah I-Doser. Diketahui, aplikasi ini dapat membuat penggunanya akan menjadi ketagihan layaknya narkoba, untuk itu beberapa kalangan mengkategorikan aplikasi I-Doser sebagai  narkoba.

Bagaimana kerja I-Doser?. Cara kerjanya bisa terbilang cukup mudah dan simple, tetapi efeknya yang luar biasa. I-Doser ini akan bekerja dalam menghantarkan gelombang suara kepada pengguna dan mereka akan dibuat berhalusinasi.

Aplikasi ini ternyata sudah banyak membuat anak-anak menjadi kecanduan di US. Mungkin mayoritas masyarakat Indonesia belum terlalu mengenal aplikasi ini, namun, kehadiran aplikasi ini patut diwaspadai. Sekali anda mendengarkan, maka akan membuat kecanduan layaknya para murid yang bersekolah di Mustang School di Oklahoma.

“Reaksi orang tua para murid sama dengan saya. Yang pasti kita sangat terkejut,” tutur seorang guru dari Mustang High School seperti dikutip dari News.com.au, Senin (12/10).



I-Doser Tergolong Narkoba
Berhati-hatilah terhadap aplikasi I-Doser.

Tak heran bila banyak yang memprotes aplikasi ini, sebab dapat merusak seseorang bila menggunakannya. Sayangnya, segala keluhan dari pengguna tak didengarkan oleh pembuatnya, Ashton. Ia mengatakan kalau aplikasinya ini tidak berbahaya, justru aplikasi ini dapat menenangkan hati seseorang yang sedang dalam kondisi tidak stabil.

Ya, begitulah aplikasi I-Doser yang dikategorikan sebagai jenis narkoba elektronik. Bagi anda yang memiliki anak ataupun orang terdekat anda, pastikan aplikasi I-Doser tidak pernah terpasang pada smartphone mereka. Karena, dari para pengguna yang menggunakan I-Doser sangat sulit untuk lepas dari kecanduannya hingga I-Doser dibilang sebagai narkoba.

Komentar