Kronologi Hilangnya Putri Nur Fauziah, Bocah Tewas di Dalam Kardus

0
2677
Pembunuhan Anak Dalam Kardus
Putri Nur Fauziah yang terbunuh secara mengenaskan, jenazahnya ditaruh di dalam kardus.

Hilangnya Putri Nur Fauziah memang membuat keluarga korban merasa sangat khawatir, tak pernah disangka, setelah ditemukan, bocah berusia 10 tahun ini sudah tewas di dalam kardus. Banyak yang bertanya bagaimana kronologi pembunuhan Putri Nur Fauziah, seperti apakah kronologinya?

Putri Nur Fauziah ( Eneng ) sebelumnya berpamitan untuk berangkat sekolah pada hari Jumat ( 02/10/2015 ) pukul 06.00 WIB, ia juga meminta izin kepada ibunya untuk kerja kelompok. Baik Ibu dan Ayahnya mengaku memang tidak ada perasaan yang aneh pada hari itu. Selepas berangkat sekolah, Eneng masih belum pulang juga sampai sore hari.

Keluarga Eneng pun menunggu lebih lama, sampai waktu malam tiba, bocah perempuan ini masih juga belum pulang, ayah dan ibu Eneng bergegas untuk mencari ke rumah-rumah temannya, tetapi tak ada satupun yang disinggahi oleh Eneng.

Keesokan harinya pada hari Sabtu ( 03/10/2015 ), keluarga bersepakat untuk mencari Eneng dengan menyebarkan pamflet “orang hilang” dan melapor ke polisi, sebelum keluarga mulai untuk menyebar, terdengar kabar kalau baru ditemukan sesosok mayat bocah perempuan di daerah Kamal, Kalideres, Jakarta Barat. Mereka pun langsung bergegas menuju Polsek.



Asep yang merupakan ayah dari Putri Nur Fauziah pun meminta izin kepada bosnya di Cibubur untuk bergegas ke polsek. Sesampai di polsek, Asep dan keluarga bergegas ke rumah sakit Polri, Kramat Jati untuk melihat jasad bocah perempuan tersebut.

Sesampai dikamar jenazah, Asep mengaku tidak langsung masuk, ia disodori foto jasad bocah perempuan itu oleh petugas kepolisian, sontak Asep terkaget kalau jasad tersebut memang anak perempuannya yang bernama Putri Nur Fauziah.

“Saya tahu betul anak saya. Lihat dari wajahnya sudah bisa dikenali,” ungkap dia.

Kuburan Putri Nur Fauziah
Teman-teman Putri turut mengunjungi kuburan kerabatnya.

Ayah Eneng ini pun hanya terdiam ketika melihatnya, ia merasa sangat kehilangan sekali. Dari hasil autopsi, jenazah Putri Nur Fauziah mengalami tindak kekerasan seksual dan juga kekerasan fisik hingga meregang nyawanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here