Akun Prostitusi Twitter dan Facebook Diblokir Kemkominfo

0
1356
A man is silhouetted against a video screen with a Twitter and a Facebook logo as he poses with an Dell laptop in this photo illustration taken in the central Bosnian town of Zenica, August 14, 2013. REUTERS/Dado Ruvic (BOSNIA AND HERZEGOVINA - Tags: BUSINESS TELECOMS) - RTX12L7W

Media sosial seperti facebook dan twitter memang sedang empuk – empuknya untuk digunakan oleh para oknum dalam membuka bisnis prostitusi secara online. Mereka yang membuka jasa prostitusi tersebut membuatnya secara buka – bukaan kepada publik.

Setelah melakukan yang cukup memakan waktu, kementrian Kominfo pun telah memblokir 480 akun facebook dan twitter yang mengandung unsur prostitusi. Namun, Kemkominfo pun masih sulit untuk menghentikan hal tersebut. Karena pelaku pasti akan membuat akun yang baru dan tidak akan ada habisnya.

Hal yang membuatnya sulit untuk mengatasi hal ini adalah sulitnya untuk melakukan pemblokiran. Dimana, Kemkominfo tidak dapat memblokir akun yang mengandung prostitusi secara langsung, tapi dengan memberikan laporan dan akan diurus oleh pengelola Facebook dan Twitter.

“Kita sudah minta blokir dan tutup sekitar 480 akun prostitusi di Twitter. Itu hasil penelusuran Kemkominfo,” kata Azhar Hasyim Direktur e-Business Kemkominfo di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat.



Azhar menjelaskan bahwa pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan pihak Facebook dan Twitter untuk melakukan pemblokiran terhadap akun yang mengandung unsur prostitusi.

“Pak menteri sudah bertemu dengan pemilik Facebook dan Twitter. Kita meminta untuk bisa langsung terhubung dengan jaringan atau line yang mengelola Facebook dan Twitter, sehingga kita bisa adukan dan minta blokir akun-akun yang berbau pornografi atau akun-akun yang menawarkan prostitusi,” paparnya.

Azhar sangat berharap dengan adanya tindakan ini dapat mengurangi tingkat prostitusi online yang menjamur di Indonesia.

Komentar