Jam Operasional Diskotik Dibatasi DPRD DKI, Ini Tanggapan Ahok

0
1309
Pengurangan Jam Operasional Diskotik

Pemilik nama Basuki Tjahja Purnama atau yang kerap disapa Ahok memang tak segan-segan untuk melawan siapapun yang salah. Salah satunya, Ahok kembali berseteru dengan DPRD DKI Jakarta yang ingin membatasi jam operasional diskotik.

Seperti yang dikatakan oleh Prasetio Edi terhadap pengurangan jam operasional diskotik menjadi jam 00.00 WIB nampaknya mendapat bantahan dari gubernur Jakarta Basuki Tjahja Purnama yang membiarkan diskotik memiliki jam operasional seperti biasanya, yakni tutup pada 02.00 WIB.

Ahok menilai DPRD DKI terlalu mengecam terhadap diskotik, dalam kasus ini Ahok bukannya berpihak kepada para pengusaha diskotik. Ahok mengatakan kalau Diskotik akan dicabut izinnya, apabila mengalami peredaran narkoba sebanyak dua kali. Bila ada diskotik yang melanggar, tak segan-segan Ahok akan menutupnya. Bila jam operasional diskotik dikurangi tanpa sebab, Ahok tidak dapat membenarkannya.

Jam Operasional Diskotik
Ahok tak akan kurangi jam operasional diskotik seperti yang dikatakan DPRD DKI.

“Karena evaluasi diskotik itu, makanya kami bikin Perda tentang Kepariwisataan. Sekarang diskotik salahnya di mana? Makanya saya bilang, kalau ada peredaran narkoba dua kali di sana, (baru diskotik) tutup,” kata Basuki, di Balai Kota, Jumat (25/9/2015) malam.



Ahok memang lebih meninjau terhadap sisi logika, karena diskotik memang merupakan salah satu tempat hiburan dan tidak semuanya salah, banyak dari mereka hanya menghabiskan waktu bersenang-senang dan masih dalam norma yang berlaku.

Pemilik nama Ahok ini juga sudah sepakat dengan Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN ) akan menutup diskotik yang menjadi peredaran narkoba sebanyak dua kali.

“Jadi bukan salah diskotiknya dong? Kalau gitu (diskotik) yang dangdut-dangdut perempuan di pinggir jalan pantura enggak boleh dong? Saya sih enggak suka ke diskotik, tetapi enggak usah munafiklah, salah diskotik di mana?” kata Basuki bertanya.

Ia juga menghimbau kepada para pengusaha dikostik untuk menaati peraturan yang ada dan memperketat penjagaan agar tidak beredar narkoba di diskotiknya masing-masing.

Beredar juga isu kalau diskotik-diskotik akan direlokasi ke Kepulauan Seribu, hal ini pun tidak dibenarkan oleh Ahok. “Enggaklah, ngapain? Memangnya diskotik jadi tempat pelacuran, enggak kan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here