Ahok Sindir PNS Bukan di Gaji Besar untuk Foto Kopi

0
565
Cara Memimpin Ahok
Ternyata Ahok mengikuti ajaran Nabi Muhammad dalam cara memimpinnya.

Pemilik nama Basuki Tjahja ini membuat statement lagi mengenai gaji PNS yang cukup besar, namun memiliki tugas yang minim bahkan masih ada beberapa PNS yang melakukan KKN. Ahok merasa kecewa dan tidak akan diam melihat kinerja – kinerja PNS karena bagaimana pun mereka adalah karyawan negara ini. Mereka banyak berperan dalam pengembangan negara Indonesia.

Ahok berencana akan melakukan evaluasi gaji para PNS. Dia tidak ingin pegawai plat merah itu mendapat gaji yang besar namun tak sebanding dengan kinerjanya.

“Apa pantas PNS digaji besar hanya untuk fotokopi? Kalau begitu mendingan saya rekrut OB (office boy) saja,” ucap Ahok saat sambutan pembukaan Forum Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Balaikota, Jakarta, Senin (25/5/2015).

Ahok meminta wakil gubernur DKI Jakara Djarot Saiful Hidayat dan juga sekretaris daerah Saefullah untuk memeriksa pekerjaan yang dilakukan PNS. Seberapa pantas para PNS mendapat gaji yang besar.



“Nanti semua harus tahu setiap orang kerjanya apa. Jangan cuma fotokopi, fotokopi-nya sebanyak apa. Nanti Pak Wagub cek, dia fotokopi atau bikin kopi,” imbuh dia.

Ketidak efisienan dari kinerja PNS dirasakan oleh Ahok, karena dari skian banyak PNS hanya 20 staf saja yang mengurus datangnya surat. Hal ini yang dikritis Ahok, jumlah PNS lebih banyak dari pada pekerjaan yang harus dilakukan. Sehingga Ahok berpendapat banyak dari mereka yang hanya memakan GAJI BUTA.

“Kalau tidak ada kerjanya kita cabut TKD (Tunjangan Kinerja Daerah) nya. Saya tidak mau habiskan Rp 24 triliun untuk orang yang tidak kerja. Kalau setengah saja kita pecat, kita hemat Rp 10 triliun,” pungkasnya.

Maret lalu, Ahok sudah mengevaluasi TKD dinamis untuk PNS se DKI Jakarta. Pejabat DKI Jakarta tertinggi bisa mendapatkan gaji dan berbagai tunjuangan hingga sebesar 96 juta per bulan. Sementara pegawai paling rendah memiliki gaji pokok sebesar 2 juta, take home pay bisa mencapai 9,592 juta per bulan.

Ahok tidak tinggal diam melihat kondisi yang menurutnya cukup mengkritiskan negara ini dan juga mengeruk uang negara. Oleh karena itu, Ahok akan sesegera mengkaji ulang gaji yang cocok untuk para PNS. Namun, hal ini dapat menimbulkan banyak kontra, karena mungkin saja akan terjadi demo besar – besaran yang dilakukan para PNS.

Komentar