Siswi SMP Dirampas Motornya dan Diperkosa oleh Pembegal

0
785
Pemerkosaan dan Pembegalan Siswi SMP

Kejadian begal memang mulai banyak muncul akhir-akhir ini, banyak para pembegal yang beraksi mulai dari kawasan perkotaan hingga pedesaan dan mereka pun tidak pandang bulu dalam siapa yang dibegal. Dimana ada kesempatan, disanalah mereka bertindak. Kali ini, tidak hanya pembegalan saja yang terjadi, tetapi juga pemerkosaan terhadap seorang siswi SMP di Kediri.

Sebut saja korban siswi SMP tersebut bernama Mel ( 15 ), kala itu Mel sedang pulang dari aktifitas sekolah bersama teman laki-lakinya, kondisi malam dan jalanan yang sepi membuat kawanan pembegal ini beraksi, pertama kawanan pembegal menjatuhkan motornya dan kemudian mencoba merampasnya. Tetapi, salah satu dari mereka malah membawa Mel ke semak-semak dan melakukan pemerkosaan.

Satu per satu pembegal melakukan aksi bejatnya terhadap Mel, setelah mereka selesai, sebuah sepeda motor dan dua handphone miliki kedua korban pun dibawa lari.

Pihak polisi pun telah berhasil menangkap 4 tersangka tersebut, dari pernyataan Kapolresta Kediri AKBP Ahmad Yosef Gunawan para pembegal ini masih dalam usia muda, bahkan ada juga yang baru berusia 15 tahun yang sedang duduk di bangku SMP. Para tersangka begal tersebut adalah Daniel ( 22 ), Yunus ( 19 ), Andi ( 19 ) dan Fd ( 15 ).



Ini bukanlah aksi pertama para pembegal ini, mereka sudah kerap kali menggencarkan aksinya. Salah satu dari mereka mengakui, hasil begal yang mereka dapatkan, dijual untuk berfoya-foya dan berjudi. Andi ( 19 ) salah seorang pembegal ternyata juga sudah pernah merasakan bagaimana dinginnya jeruji besi akibat melakukan aksi pencurian.

Begal memang sudah bukan hal yang aneh di kalangan masyarakat saat ini, banyak sekali aksi kriminalitas yang terjadi. Tetapi, pemerkosaan terhadap siswi SMP ini merupakan tindakan yang wajib diwaspadai, terutama bagi anda yang memiliki anak perempuan dalam usia remaja. Semoga, dengan adanya berita ini anda dapat lebih menjaga anak atau pun saudara perempuan anda dari para pelaku kejahatan.

Komentar