Anang Iskandar Dari Tukang Cukur Menjadi Kabareskrim

0
679
Anang Iskandar

Kepala Badan reserse dan bagian kriminal Polri telah menunjuk secara resmi Anang Iskandar selaku komisaris jenderal untuk bisa bertukar posisi dengan komisaris jenderal Budi Waseso yang dimana Anang Iskandar saat ini ditugaskan menjadi salah satu kepala bagian Badan Narkotika Nasional.

dan nama Anang Iskandar sendiri mulai terdengar di kalangan publik ketika dia mulai menjabat sebagai Kepala Divisi humas Polri, sebelumnya jendral yang mempunyai pangkat tiga ini menjabat sebagai Kapolda Jambi.

Dan pertukaran jabatan yang akan dilakukan antara Anang Iskandar dengan Budi Waseso ternyata sudah tertulis di dalam surat telegram Kapolri Nomor ST/1847/IX/2015 tanggal 3 bulan September 2015.

Anang Iskandar
Anang Iskandar dari tukang cukur menjadi Kabareskrim.

Untuk bisa mendapatkan sebuah karir yang cemerlang di dunia Kepolisian ternyata Anang Iskandar tidak mendapatkannya dengan begitu mudah banyak sekali perjuangan yang harus dilakukan untuk bisa mendapatkan segala prestasi seperti saat ini.



Dalam sebuah Blog pribadi milik Anang Iskandar dia menceritakan Bagaimana dirinya Semenjak dia kecil di Mojokerto hingga saat ini dia menjadi kepala BNN.

Anang Iskandar merupakan anak dari pasangan Suyitno Kamari dan juga Raunah, dan ayah dari Anang Iskandar adalah seorang tukang cukur.

Dan seni mencukur ini Ternyata turun kepada Anang Iskandar sejak kelas 4 SD, Anang Iskandar sudah mulai mengenal alat-alat cukur milik ayahnya dan pada saat itu pula dia sudah bisa untuk mencukur.

Walaupun Anang Iskandar sendiri belum pernah latihan mencukur namun ketika kelas 4 SD Anang Iskandar sudah mulai mencukur rambut temannya.

Selain bisa mencukur Anang Iskandar juga mempunyai hobi fotografi dan juga jago melukis.

Selepas Anang Iskandar lulus kuliah dia mendaftarkan dirinya di salah satu universitas peternakan untuk bisa menjadi seorang lurah di desanya.

Selain Anang Iskandar mengikuti tes perguruan tinggi ternyata Anang Iskandar juga mengikuti tes masuk Akabri dan di zamannya Akademi Kepolisian pada saat itu masih berada dibawah Akabri dan Anang Iskandar sendiri pernah mempunyai anggapan kalau orang yang lulus Akabri hanyalah anak orang kaya dan juga anak Jendral.

Namun ternyata ketika Anang Iskandar mengikuti tes tersebut dia lolos bersama dengan 203 orang lainnya.

ternyata ketika dia masuk Akabri keahlian mencukurnya sangat berguna di situ, karena ketika di Akabri Anang Iskandar sering melakukan potong rambut untuk teman-teman seangkatannya.

Anang Iskandar pun lulus dari Akpol pada tahun 1982 dan dia mendapatkan tugas pertamanya menjadi Polda Bali.

Anang Iskandar pun mendapatkan pangkat Jenderal Setelah dia menjadi kepala pusat untuk pencegahan Badan Nasional narkotika sebelum dia dipercaya menjadi salah satu Kapolda Jambi dan kurang lebih selama 8 bulan pemimpin kepolisian yang ada di Jambi sebelum akhirnya dia dipanggil lagi oleh Mabes Polri.

Kali ini Anang Iskandar diminta untuk menggantikan posisi dari Budi Waseso untuk menjadi badan reserse dan juga badan kriminal Polri.

 

Komentar