Konflik Driver GO-JEK Dianiaya Oleh Pengojek Pangkalan Di Daerah Bekasi

0
686
Pengendara gojek datang kepolisi
Pengendara gojek datang kepolisi

Go-Jek merupakan salah satu kendaraan yang sekarang ini sedang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia khususnya untuk warga Jakarta, selain memudahkan masyarakat dalam hal transportasi ternyata Go-Jek juga bisa membantu masyarakat untuk mengirim barang atau memesan makanan.

Ternyata setelah system transportasi yang satu ini cukup booming ada beberapa pihak yang kurang senang dengan sistem transportasi yang satu ini, terutama mereka para tukang ojek pangkalan.

Baru saja terjadi konflik di Bekasi, dimana seorang pengendara Go-Jek telah menjadi korban kekerasan yang menimpa dirinya ketika ingin menjemput pelanggannya, korban yang bernama Asep Supriatna tersebut adalah warga Teluk Buyung, Bekasi Utara, Dia mendapat penganiayaan dan harus mengalami benjol di pelipis mata kirinya lantaran dia harus cekcok dengan tukang ojek pangkalan yang ada di sekitar situ.

Konflik Go-Jek
Ojek Online masa kini

Tidak hanya mengalami luka, ternyata motor Asep juga dirusak dengan cara disayat-sayat oleh para pengojek pangkalan yang menganiaya Asep.



Asep mengatakan, penganiayaan tersebut Bermula saat dia akan menjemput penumpang di Jalan Agus Salim, Bekasi Timur yang lokasinya bertepatan di depan SMA Negeri 1 Kota Bekasi yaitu pada Selasa sore. Namun ketika penumpangnya belum naik motornya, Asep sudah disatroni oleh para pengendara ojek pangkalan yang sedang mangkal di sekitar tempat Asep mengambil penumpang.

Sebelum penganiayaan Asep dan tukang ojek pangkalan sempat melakukan cek-cok terlebih dahulu, para tukang ojek pangkalan menanyakan kepada Asep ,Kenapa mengambil penumpang di daerah pangkalan mereka, merasa dirinya tidak bersalah Asep membela dirinya, karena para tukang ojek tidak terima dengan alasan Asep akhirnya suasana pun makin memanas dan ketika suasana mulai memanas beberapa tukang ojek pangkalan menarik helm yang digunakan oleh Asep hingga helm tersebut jatuh ke aspal, bahkan motor Asep menjadi bulan-bulanan para tukang ojek pangkalan, jok sepeda motor Asep di robek dengan menggunakan senjata tajam.

” Awalnya yang datang hanya 3 orang lalu tiba-tiba mereka maki-maki saya, karena saya merasa tidak bersalah, saya mencoba untuk membela diri, tidak lama kemudian salah satu tukang ojek pangkalan merobek jok motor saya menggunakan Karter ” ujar Asep saat dimintai keterangan.

” Setelah motor saya di Silet oleh mereka, saya pun tidak mengambil penumpang tersebut ”

Namun Asep kembali mendatangi para tukang ojek pangkalan yang sedang mangkal di pangkalan mereka, awalnya niat Asep untuk mengajak mereka untuk bergabung menjadi pengendara Go-Jek, Namun ternyata ketika Asep mempunyai niat baik malah menjadi bulan-bulanan tukang ojek pangkalan tersebut.

Akibat konflik yang terjadi pada Go-Jek ini, para pengendara Go-Jek pun beramai-ramai mendatangi kantor Polisi untuk mengadukan apa yang telah dilakukan oleh para pengendara ojek pangkalan yang dilakukan oleh salah satu kerabatnya, dan para pengendara Go-Jek pun berharap agar tidak ada kejadian seperti ini lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here