Ahok Menjadi Pembuka Di Acara Lebaran Betawi 2015 Di Lapangan Banteng

0
840

Jika anda warga Betawi anda tentu berbahagia karena pada hari Sabtu dan Minggu merupakan hari lebaran untuk warga Betawi, ada yang berbeda pada kali ini di acara pelaksanaan Lebaran Betawi di tahun 2015. Acara Lebaran Betawi yang biasanya dilakukan di taman Museum Nasional atau Monas kali ini tidak dilakukan di situ, melainkan acara tersebut diselenggarakan di Lapangan Banteng Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta yaitu Basuki Tjahja Purnama atau biasa yang kita sebut dengan panggilan Ahok, telah menyampaikan bahwa Lebaran Betawi sudah dilakukan sebanyak 8 kali sejak pertama kali dilaksanakan, yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta yang bekerjasama dengan badan musyawarah masyarakat Betawi atau jika kita singkat Bamus Betawi. Pelaksanaan Lebaran Betawi sendiri akan diselenggarakan selama 2 hari berturut-turut yaitu pada hari Sabtu dan juga pada hari minggu ini.

Ahok Menjadi Pembuka Di Acara Lebaran Betawi
Ahok Menjadi Pembuka Di Acara Lebaran Betawi

Basuki Tjahja Purnama atau Ahok disambut dengan acara upacara palang pintu, Ahok yang saat itu datang bersama istrinya yaitu Veronica Tan juga disambut oleh wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat dan juga istrinya. Sekretaris Daerah DKI Jakarta pun ikut menghadiri upcara palang pintu.

Dalam kesempatan saat itu, Basuki Tjahja Purnama menyampaikan kepada masyarakat Betawi bahwa pihaknya sudah berhasil membuat sebuah peraturan daerah tentang kewajiban warga Betawi atau warga  yang tinggal di Jakarta harus menjaga pelestarian budaya Betawi dan peraturan daerah tersebut sudah diresmikan oleh dewan perwakilan rakyat daerah atau DPRD DKI Jakarta pada tanggal 18 Agustus lalu.



” Saya dan juga DPRD pemilihan tahun 2009 menjadi sangat beruntung karena pada tahun ini kita berhasil untuk menyelesaikan peraturan daerah tentang pelestarian kebudayaan Betawi, seharusnya pemikiran ini bisa selesai pada masa pemerintahan Jokowi sebagai Gubernur Jakarta ” ujar Ahok saat memberi sambutan di acara lebaran Betawi yang dilakukan di Lapangan Banteng.

Saat itu Ahok mengatakan bahwa Jokowi memberi pesan kepadanya tentang keanekaragaman Betawi, dimulai dari kebudayaannya hingga munculnya berbagai macam Ormas yang ada di Betawi. Hal ini memang sudah dibahas dari tahun 2013 lalu, tetapi baru bisa disahkan pada tahun ini, lebih tepatnya pada tanggal 18 Agustus 2015.

Ahok juga menyampaikan bahwa warga Betawi tidak memiliki keterbelakangan seperti yang banyak di perkirakan oleh sebagian masyarakat, nyatanya diketahui banyak sekali Profesor, Jendral dan juga tokoh tokoh lainnya yang berasal dari Betawi. Warga asli Jakarta atau warga Betawi juga sangat tahu aturan-aturan yang berlaku di Jakarta dan ternyata lebih menaatinya.

” Orang Betawi itu sangat tahu aturan kalau saat ini kita tinggal di Betawi maka kita Jangan buang sampah sembarangan karena itu akan membuat banjir Jakarta dan kita jangan sampai berkendara tidak menggunakan helm dan melawan arus” ujar Ahok di acara tersebut.

Komentar