Kampung Pulo Digusur, Warga Meminta Ganti Rugi

0
647
Kampung Pulo Digusur

Kampung Pulo saat ini telah mengalami penggusuran, warga sekitar pun tak terima bila mereka harus digusur begitu saja tanpa adanya sedikit kompensasi dari pemerintah. Suasana penggusuran pun berlangsung ricuh. Sebab warga memang menuntut ganti rugi sedangkan pemerintah tidak mau mengganti rugi untuk bangunan illegal tanpa izin.

Akibat penggusuran ini, Jalan Jatinegara pun terpaksa tutup, karena menjadi aksi demokrasi warga yang memblokade jalan. Ahok tetap berpegang teguh pada prinsipnya, tidak ada sedikitpun ganti rugi, karena tak ada izin untuk bangunan tersebut.

Warga Kampung Pulo
Warga Kampung Pulo menyerang aparat.

Menurut Ahok, kebanyakan penghuni disana merupakan pendatang dari luar Jakarta yang mencoba peruntungan untuk mencari rizki di Ibukota yang besar ini.

Penggusuran ini pun dibantu oleh Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardhana. Meskipun Ahok tidak mau mengganti rugi, tetapi Ahok sudah menyediakan rumah susun bagi warga setempat yang tidak memiliki tempat tinggal. Ahok mengaku masih peduli terhadap mereka, untuk itu mereka pun harus bersimpati dengan apa yang menjadi rencana pemerintah.



Pemilik nama Basuki Tjahja ini juga sudah melakukan voting terhadap warga Kampung Pulo, sebesar 80 persen bersedia untuk pindah ke rumah susun yang sudah disediakan oleh pemerintah. Bila memang masih ada yang menolak dan tetap bertahan, maka akan diusir secara paksa, karena hal tersebut dapat mengganggu rencana dari pembangunan Kota Jakarta.

Hingga saat ini, kondisi di Kampung Pulo pun sudah mulai membaik, perlahan warga mulai mengerti bahwa apa yang dilakukan pemerintah memang yang terbaik untuk semuanya, selain itu pemerintah juga sudah menyediakan tempat huni yang layak untuk tinggal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here