JK Tak Angkat Tangan Saat Upacara Bendera

0
539
Jokowi dan JK

Jusuf Kalla sebagai wapres tidak mengangkat tangan saat upacara bendera pusaka di Istana, apakah ini hal yang salah?. Beberapa masyarakat banyak mempertanyakan hal ini, pada umumnya, setiap upacara memang selalu diiringi dengan angkat tangan sebagai rasa hormat.

Lantas benarkah sikap wapres Jusuf Kalla ini diperbolehkan?. Berdasarkan informasi dari juru bicara Wapres, Husain Abdullah memang telah menjelaskan bahwa JK memang tidak bersalah bila dirinya tidak angkat tangan, hal ini sudah diatur dalam perundang-undangan pemerintah Nomor 40 Tahun 1958 Pasal 20 yang berbunyi.

“Pada waktu upacara penaikan atau penurunan Bendera kebangsaan, maka semua orang yang hadir memberi hormat dengan berdiri tegak, berdiam diri sambil menghadapkan muka ke bendera sampai upacara selesai.

Mereka yang berpakaian seragam dari sesuatu organisasi memberi hormat menurut cara yang telah ditentukan oleh organisasinya itu. Mereka yang tidak berpakaian seragam, memberi hormat dengan meluruskan lengan ke bawah dan melekatkan tapak tangan dengan jari-jari rapat pada paha.

Sedang semua jenis penutup kepala harus dibuka kecuali kopiah, ikat kepala, sorban dan kudung atau topi wanita yang dipakai menurut agama atau adat kebiasaan”

Hal yang dilakukan JK memang tidak salah, meski dalam upacara bendera masih ada tata cara penghormatan secara baik dan benar, yakni dengan menghadapkan muka kepada bendera, berdiri tegak dan tentunya berdiam diri. Hal ini juga sudah menjadi sikap sempurna.

Gaya penghormatan yang dilakukan JK ini memang mirip seperti Bung Hatta saat menjadi wapres dulu, saat itu Bung Karno dan Bung Hatta sedang menghadiri dalam upacara penghormatan. Bung Karno mengangkat tangan sedangkan Bung Hatta tidak, ia hanya menunjukan sikap sempurna saja.



Penghormatan Bendera
Bisa dilihat bahwa gaya keduanya memang terlihat sama.

 

Komentar