Magic Hour Menjadi Film Pertama Michelle Ziudith Merasakan Cahaya Senja

0
975
Michelle Ziudith

Magic Hour memang dikenal dengan masa setelah matahari terbit dan sebelum terbenam. Dimana warna langit terlihat agak kemerah-merahan atau lebih lembut ketimbang berada tinggi di angkasa. Keindahan cahaya senja ini ternyata menjadi pertama kalinya yang dirasakan oleh Michelle Ziudith.

“Ya pertama kali aku menikmati magic hour. Karena biasanya dicariin bunda untuk pulang sebelum magrib. Golden moment bagus juga. Ternyata langit warnanya banyak. Allah Maha Kuasa, keajaiban. Bersyukur banget gara-gara film ini bisa menikmati waktunya,” ucap Michelle Ziudith saat diwawancari Bintang.com, SCTV Tower, Senin (10/8/2015).

Michelle merasa kagum ketika melihat langit sedang dalam keadaan senja. Sebab, warna langit memang terlihat sangat indah. Film Magic Hour memang menggabungkan sisi drama keluarga dan juga intrik romantis. Inilah mengapa Michelle Ziudith menerima tawarannya. Karena memang film genre inilah yang ia suka.

“Alur cerita yang tidak biasa, fokus ke keluarga juga masih ada intrik romantis. Jadi aku suka sama dramanya,” ucap dara kelahiran Medan 20 tahun lalu ini.



Tetapi ada yang membuat dara kelahiran Medan ini kapok, yakni saat dirinya memanjat gunung Kawah Ijen. Kala itu ia hampir terperosok saat syuting dan hal ini membuat Michelle merasa kapok dan tidak ingin mencoba untuk naik gunung di masa mendatang.

“Yes, itu pertama dan terakhir kali naik gunung. Tobat enggak mau lagi naik gunung Kawah Ijen. Pertama hampir jatuh. Lalu kedua, pas syuting (Magic Hour) ada orang jatuh, keadaan gelap banget. Dengkul langsung lemes. Ada yang kakinya patah juga. Mikirnya apa yang terjadi kalau itu terjadi sama aku,” tukas Michelle Ziudith.

Komentar