Ibadah yang Dianjurkan di Malam Nisfu Syaban

0
363

Nisfu Syaban memang malam yang banyak ditunggu sebagian umat muslim. Nisfu Syaban merupakan pertengahan bulan Syakban pada kalender Hijriah. Nabi Muhammad tengah berpuasa pada bulan Syakban menurut hadis riwayat imam al-Bukhari.

Pada beberapa daerah, malam Nisfu Syaban jatuh pada 1 Juni 2015 setelah maghrib. Dimana, beberapa daerah banyak yang mengadakan pengajian dengan membaca Surat Yasin. Pada pengajian tersebut, didoakan juga untuk orang – orang yang tengah berpulang.

Menurut ketua majelis ulama Indonesia bidang Seni dan Budaya, Cholil Ridwan menganjurkan agar setiap umat muslim tidak melakukan ritual atau acara khusus pada malam Nisfu Syaban ini. Alasannya cukup jelas, bahwa seremoni seperti pengajian pada malam setengah bulan Syakban tidak ada tuntutannya.

Ia juga mengatakan puasa di bulan Syakban merupakan sunah. “Yang penting mendekatkan diri kepada Allah. Silakan isi dengan ibadah masing-masing,” ujarnya.



Mengenai pengajian dengan membaca Surat Yasin pada malam Nisfu Syaban tidak ada tuntutannya, namun bila ingin dilakukan pun tidak masalah.

Wakil ketua umum Muhammadiyah Abdul Malik Fajar juga menambahkan, bahwa malam Nisfu Syaban ini memang banyak dikenal masyarakat Indonesia dengan berbagai macam budaya, seperti halnya orang jawa menamai malam Nisfu Syaban dengan sebutan Ruwah. Dimana, mereka kerap mengunjungi makam leluhur mereka. Namun, menurut Abdul, selama ibadah yang dilakukannya tidak menyimpang dari ajaran agama Islam, maka bukanlah masalah besar, karena itu hanya semacam budaya menurutnya.

Ia juga mengingatkan kepada setiap umat muslim, apabila ingin melakukan ibadah, maka lakukanlah. Namun jangan terlalu dipamerkan. Hanya sebatas diri kita dan juga tuhan kita.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here