Gempa di Malang Membuat Warga Khawatir

0
525
Gempa Bumi

Gempa yang terjadi di Malang ini membuat warga geger dan khawatir dengan daerah yang mereka tinggali. Gempa berskala 6.3 skala richter ini mengguncang Malang pada 14.05 WIB. Warga pun panik berhamburan keluar rumah ketika gempa berlangsung.

Menurut Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ). Gempa yang terjadi di Malang tersebut diakibatkan pertemuan antara lempengan Hindia Australia dan Eurasia. Lokasi tersebut memang kerap menjadi bencana gempa.

Lokasi tersebut memang sulit untuk menghindar dari gempa, pasalnya daerah tersebut rawan gempa setiap tahunnya. Zona itu juga bergerak 5,7 centimeter setiap tahunnya ke arah Timur Laut-Utara. Hal yang paling membahayakan dari gesekan lempengan ini berada di pulau Jawa, dimana potensi gempa maksimum di Jawa Megathrust di selatan Jawa, berkisar antara 8,1 – 8,2, skala Richter.

“Dari Selat Sunda hingga Bali sepanjang jalur Jawa Megathrust tersebut baru di selatan Pangandaran (7,8 SR, 2006) dan selatan Banyuwangi (7,8 SR, 1994) yang pernah terjadi gempa besar dan tsunami dalam kurun waktu 165 tahun terakhir,” terangnya.



Sutopo juga menghimbau kepada masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi gempa. Karena, nantinya pasti terjadi gempa kembali. Karena saat ini memang sedang dalam kondisi rawan gempa. Ia juga berharap agar gempa yang terjadi ini tidak meningkatkan aktifitas dari Gunung Raung. Bila iya, masyarakat harus siaga darurat. Karena, dapat memakan jiwa bila salah dalam mengambil langkah.

Menurutnya, titik gempa tersebut dikelilingi oleh 4 kota besar, pertama di 150 km Barat Daya Kabupaten Malang, 163 km Tenggara Kabupaten Blitar, 168 km Barat Daya Lumajang, dan yang terakhir di 253 km Barat Daya Surabaya.

Bagi masyarakat yang tinggal di pulau Jawa, janganlah panik bila terjadi gempa. Carilah tempat yang aman ketika gempa sedang berlangsung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here