3 Syarat yang Ahok Terapkan Untuk Pendatang Baru ke Jakarta

0
907
Syarat Pendatang Baru di Ibukota Jakarta

Jakarta memang kota yang tumbuh sangat pesat di negara Indonesia. Tidak salah bila Jakarta menjadi pusat ibukota. Banyak para pendatang yang mencoba peruntungan untuk tinggal di Jakarta dengan harapan mendapatkan uang yang cukup banyak. Namun, banyak pula yang gagal hingga tidak dapat pulang bahkan terpaksa menjadi pelaku kriminal.

Hal ini tentu sangat disayangkan oleh Ahok, untuk itu Gubernur DKI ini menerapkan syarat untuk para pendatang yang ingin tinggal di Jakarta. Lantas apa saja syarat – syarat tersebut?.

  • Bawa Duit

Sebagai seorang pendatang membawa duit sangat diperlukan untuk mencari tempat tinggal dan biaya hidup sehari – hari sebelum mendapatkan pekerjaan. Ahok juga memberikan saran kepada para pendatang baru di Jakarta, mereka dapat menjadi PRT ( Pembantu Rumah Tangga ).

“Enggak ada duit, enggak ada tempat tinggal, jadi PRT saya terima. Karena saya dari bujangan di sini dari sekolah saya selalu dengar tuh PRT dipesenin dari tetangga. ‘Bi, bi, nanti kalau datang lagi bawa saudara yang kerja ya.’ Terus begitu mereka datang ada enggak yang nganggur? Keserap semua tuh,” ujar Ahok.



  • Tidak Tinggal di Pinggir Sungai

Banyak para pendatang yang mencoba peruntunan di Jakarta dengan memilih tinggal di Pinggir Sungai lantaran tidak memiliki bekal yang cukup. Hal ini juga membuat angka kriminalitas di Jakarta meningkat. Oleh karena itu, Gubernur DKI Jakarta ini sangat melarang pendatang baru untuk tinggal di pinggir sungai.

  • Punya keahlian

Keahlian sangat dibutuhkan untuk dapat hidup di Ibukota ini, sebab hal tersebut yang membantu para pendatang untuk mendapatkan pekerjaan guna menutupi kebutuhan sehari – harinya.

“Pembantu rumah tangga boleh enggak? Boleh. Kita kekurangan pembantu kok. Jadi seperti turis saja, gak perlu pikirin tempat tinggal atau makan” ujar mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Ahok juga memberikan keistimewahan bagi pendatang baru dari daerah yang ingin mencoba membuka usaha di Jakarta.

“Kalau ada datang ke Jakarta bisa beli apartemen, rumah, buka usaha saya perintahkan kasih KTP Jakarta untuk dia, karena NPWP-nya 20% penghasilan mereka harus pindah ke Jakarta,” tutup Ahok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here