Ratusan Warga Serbu Komplek Rumah Ahok Tengah Malam

0
423

Ahok pemilik nama dari Basuki Tjahja merupakan ciri pemimpin yang tegas, namun beberapa masyarakat memang terkadang tidak dapat lepas dari kontra saat Ahok membuat keputusan. Seperti halnya ratusan warga yang menyerbu komplek rumah Ahok saat tengah malam. Massa mendesak untuk bertemu orang nomor 1 di Jakarta ini.

Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Kompol Bungin Misalayuk mengatakan bahwa massa menuntut agar Ahok membatalkan eksekusi lahan di kawasan Pademangan, Jakarta Utara dan Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat.

“Demonya di luar kompleks perumahan. Mereka menuntut adanya pembatalan eksekusi lahan di daerah Pademangan dan Pinangsia,” kata Bungin, Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Sebenarnya massa yang berunjuk rasa itu hanyalah puluhan, namun karena warga sekitar ikut menyaksikan demo, maka terlihat agak banyak pungkas Bungin. Ia juga membantah isu yang beredar bahwa demo tersebut merusak pagar rumah Ahok. Menurutnya, unjuk rasa yang terjadi tersebut berjalan dengan tertib dan singkat. Unjuk rasa berlangsung sejak pukul 23.00 WIB hingga 24.00 WIB.



Camat Penjaringan, Jakarta Utara, Yani Wahyu Pranoko menegaskan bahwa unjuk rasa yang berlangsung tersebut tidak berizin. Ia menduga bahwa aksi yang dilakukan tengah malam tersebut terkait dengan rencana penggusuran kawasan Ancol.

“Mereka demo karena tempat tinggal yang ada di bawah kolong Tol Ancol akan digusur. Yang jelas (demo) itu tidak berizin, kami akan bubarkan,” kata Yani.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Kepala Satpol PP Jakarta Utara, Iyan Sopyan Hadi.

Mereka berdemo karena rumahnya digusur. Demonya tidak berizin,” terang Iyan.

Ia pun sudah mengirimkan beberapa anggota satpol pp untuk meredam massa yang tinggal pada daerah tersebut. Karena, ia mengantisipasi agar tidak adanya unjuk rasa yang bersifat anarkis dari massa.

Komentar