Perusahaan Tidak Mau Bayar THR?

0
482
pembayaran thr untuk buruh

Tunjuangan hari raya ( THR ) tentunya harus dibayarkan oleh setiap perusahaan kepada karyawannya yang beragama muslim, bilamana ada perusahaan yang tidak membayar karyawannya, tentu hal ini sudah melanggar undang – undang dan dapat segera dilaporkan.

Kementrian Tenaga Kerja ( Kemanker ) telah membuka posko Satgas Ketenagakerjaan Peduli Lebaran disetiap wilayan se-Indonesia, termasuk di Jakarta. Posko THR yang mulai bekerja pada tanggal 1 Juli ini adalah wadah pengaduan para buruh yang tidak mendapatkan THR dari perusahaannya.

“Tugas posko ini memberikan konsultasi mengenai pembayaran THR, juga memantau pembayaran THR di seluruh Indonesia dan ketiga memfasilitasi terkait permasalahan pembayaran THR,” kata Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/7/2015).

Beliau menjelaskan bahwa THR adalah hak bagi para buruh, sehingga untuk para buruh jangan pernah takut untuk memperjuangkan haknya, pihak kementrian ketenagakerjaan akan selalu terus mendukung para buruh untuk mendapatkan haknya.



Didirikannya posko THR ini juga menjadi wadah pengaduan para buruh agar tidak ada lagi aksi main hakim dari buruh terhadap perusahaannya sehingga dapat mengurangi aksi demo dan anarkis.

“Sesuai dengan surat edaran Menaker bahwa THR itu paling lambat dibayarkan H-7 lebaran, prinsipnya lebih cepat lebih baik,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga akan menghimbau kepada beberapa perusahaan untuk sebisa mungkin membuat program mudik gratis untuk para karyawannya. Agar mudik para buruh dapat menjadi lancar dan mereka merasa dihargai sebagai seorang buruh.

Komentar