Kecelakaan Ayu Dewi Dalam Acara Ngabuburit

0
803
musibah ayu dalam acara ngabuburit

Tidak pernah disangka bahwa Ayu Dewi akan mengalami kecelakaan yang cukup berbahaya untuk dirinya. Dimana ia mengalami cidera Mata, hal ini membuat mata Ayu menjadi lebam dan berdarah. Namun, ia tetap saja bersemangat dan lebih banyak humor ketimbang merasakan sakitnya.

Seperti ia tulis di akun Instagramnya @mrsayudewi, “Angin pun bisa ……anarkis#ketonjokAngin#baladaPenghibur#sampeMengucur..”

insiden ayu dewi
Ayu Dewi mengalami Insiden kecelakaan dalam acara Ngabuburit pada 22 Juni 2015

“Saat eyeshadow digantikan lebam dan saat eyeliner digantikan sayatan. Di situ saya mau menyanyi lagu jamrud…. ’adaa pelaaangii di matakuu’’ #biarPedespanasPerihNyutNyutinihilangdimakangurau #goodnite #mohondoaDantawanya #biarsenengWalopunboncel #AyuDewiStory versi #insiden,” tulisnya.

Lalu, mengapa insiden ini terjadi pada Ayu?. Insiden ini terjadi saat ia mengisi acara ramadhan Ngabuburit pada sebuah stasius televisi swasta. Saat itu, Ayu gagal dalam melakukan tantangan dan harus mendapatkan hukuman. Pada hukuman itu, Ayu Dewi harus berbicara dengan mikrofon yang telah disediakan oleh kru, microfon yang diisi angin oleh kru tersebut tiba – tiba bagian atas mikrofon itu terlepas dan Ayu pun menghindar. Naas, matanya terkena bagian atas mikrofon tersebut.



Ayu yang telah memeriksakan matanya kepada dokter tetap tegar dalam menjalani musibah tersebut, dirinya berpendapat bahwa hidup pasti selalu ada musibah. Ia pun mencoba menikmatinya seusai melakukan pemeriksaan.

“Trimakasih dok, sudah diperiksa detail#tinggalNungguKempesdanRapetLukanyaygKononakanLama”, tulis Ayu Dewi.

ayu dewi foto bersama
Ayu Dewi foto bersama dengan rekan Ngabuburitnya.

Setelah terjadinya musibah itu, Ayu Dewi mengunggah foto bersama cast Ngabuburit, yakni Indro Warkop, Cak Lontong, Wendi Cagur, dan lain-lain. Ayu nampak mendapatkan banyak buket bunga. “Cenkyuuu my Ngabuburit family + Dipo as the background,loving all the attention,hugs,phones and flowersss “Family means no one gets left behind or forgotten” tulisnya.

Komentar